Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

KESEMUTAN

Kesemutan, Gejala Penyakit Serius
 
Pernahkah Anda merasa kesal saat mengetik karena ujung-ujung jari terasa kebal akibat kesemutan? Biasanya kesemutan dianggap sepele, karena sering terjadi akibat salah posisi duduk atau otot yang tegang. Padahal bila kesemutan yang Anda alami tidak disebabkani oleh kedua hal itu, maka kesemutan adalah warning   telah terjadi gangguan kesehatan yang serius.
 
Apakah kesemutan?Kesemutan atau parestesia dalam ilmu kedokteran, adalah sensasi pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu rangsangan dari dunia luar. Sebenarnya parestesia adalah sensasi  rasa dingin atau panas di suatu bagian tubuh tertentu, atau sensasi rasa dirambati sesuatu. Parestesia itu timbul bila terjadi iritasi pada serabut saraf yang membawa sensasi kesemutan.

Apa penyebabnya?
Kesemutan terjadi jika syaraf dan pembuluh darah mengalami tekanan Misalnya, saat duduk bersimpuh atau menekuk kaki terlalu lama, maka syaraf dan aliran darah terganggu. 
Umumnya kesemutan akan mereda jika bagian tubuh yang mengalaminya digerakkan.
 
Gejala penyakit seriusNamun bila kesemutan tak hilang setelah bagian tubuh digerakkan, atau semula hanya dialami sebagian kecil organ tubuh namun kemudian merambat ke bagian yang lebih luas; atau bila semula hanya terjadi sekali-sekali dan menjadi kian sering; atau bila kesemutan menjadi rasa kebal, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Kesemutan jenis ini merupakan gejala penyakit serius.

Dokter akan menyelidiki bagian tubuh yang mengalami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, dan perkembangan kesemutan itu sejak awal. Semua informasi ini akan menunjukkan penyebab masalah. Bisa jadi pada saraf tepi, pada otot, sumsum tulang belakang, atau bahkan otak.
Beberapa gangguan kesehatan serius yang ditandai gejala kesemutan, antara lain:
  • Radang sumsum tulang belakang (myelitis)Terjadi pada orang dewasa, kadang-kadang gejala kesemutan didahului oleh flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan menghebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke pusar (perut tengah). Gejalanya berkembang menjadi rasa tebal di permukaan kulit. Setelah fase ini, penderita akan mengalami kesulitan berjalan. Ini adalah gejala radang sumsum tulang belakang, yang terjadi karena serangan virus bernama cytomegalovirus (CMV).

    Penderita menjadi tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit.  Penyakit ini dapat disembuhkan total, dapat pula cuma sembuh sebagian, tetapi ada juga yang sampai lumpuh.
  • Diabetes mellitus atau kencing manis
    Pada penderita diabetes, kesemutan adalah  gejala kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung syaraf berkurang. Gejala yang dirasakan biasanya telapak kaki terasa tebal, kadang-kadang panas, dan kesemutan di ujung jari terus-menerus. Kemudian disertai rasa nyeri yang menikam, seperti ditusuk-tusuk di ujung telapak kaki, terutama pada malam hari.
  • Carpal Tunnel Syndrome (CTS)Kesemutan yang menyerang ujung jari, biasanya tangan kanan, dan kemudian berkembang menjadi rasa tebal, saat digunakan beraktivitas, adalah gejala CTS. Gejala kesemutan ini berkaitan dengan rongga di pergelangan tangan (karpal) yang mengalami pembesaran otot-otot sehingga menekan saraf yang melewati terowongan tersebut. CTS bisa menjadi gangguan lebih serius bila didiamkan cukup lama, misalnya 1 - 2 tahun.
Pada tahap ini tekanan otot sudah mengganggu aliran darah ke tangan, dengan akibat otot-otot yang mengalami kekurangan nutrisi akan mengecil, dan melemahkan otot.
  • JantungPada penderita sakit jantung, kesemutan dapat juga timbul karena komplikasi jantung dan sarafnya. Yang terjadi misalnya, si penderita menjalani operasi pemasangan klep jantung. Saat pemasangan, ada bekuan darah menempel, yang kemudian terbawa aliran darah ke atas, dan menyumbat salah satu pembuluh darah di otak. Bila sumbatan di otak itu kebetulan mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Bila daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan menjadi kelumpuhan.
  • RematikRematik juga menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Gejala kesemutan karena rematik akan hilang bila rematik sembuh.

Mati rasa dan kesemutan adalah sensasi abnormal yang dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering dirasakan di tangan, kaki, lengan, atau kaki.

Kesemutan terjadi karena aliran darah yang tidak lancar atau sarafnya lemah (neuropati). Sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter ahli penyakit dalam atau saraf.

Kesemutan paling sering dirasakan di tangan, kaki, lengan atau kaki. Penyebabnya antara lain:
1. Posisi duduk atau berdiri untuk waktu yang lama.
2. Kurangnya aliran darah ke daerah tertentu. Sebagai contoh, penumpukan plak dari aterosklerosis di kaki dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kesemutan sambil berjalan.
3. Tekanan pada saraf tulang belakang.
4. Kondisi medis tertentu, termasuk diabetes, tiroid kurang aktif, multiple sclerosis, kejang, migrain atau sakit kepala biasa.
5. Tingkat abnormal kalsium, kalium, atau natrium dalam tubuh.
6. Kekurangan Vitamin B-12.

Dr. Gunawan Susanto Sp.BSDokter Spesialis Bedah Saraf. Praktik di RS PURI INDAH-PONDOK INDAH, Jl. Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 2569522
(ir/ir) 

Jumat, 23 Maret 2012

MENGATASI ANEMIA

Inilah berbagai cara mengatasi anemia atau cara mengatasi kurang darah - Sabahat sering mengalami gejala anemia atau kurang darah yang disebabkan karena kekurangan vitamin B12. Sebelum saya membahas lebih lanjut tentang anemia saya akan memberikan sedikit informasi tentang anemia, penyebab anemia, dan cara mengatasinya. Sebenarnya anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal atau kekurangan produksi sel darah merah.



Biasanya gejalanya bermacam-macam mulai dari cepat lelah, kurang bergairah, tidak konsentrasi, kurangnya selera makan, pusing, sesak napas, merasa mual dan jantung terasa berdebar-debar. Bila sahabat mengalami hal tersebut berarti sahabat sedang mengalami anemia. Jika sahabat sedang mengalaminya jangan khawatir karena berikut ini saya akan memberikan informasi mengenai cara mengatasi anemia dan makanan yang dapat mengatasi anemia. Yuk kita lihat dibawah ini :

Cara mengatasi anemia 

- Rebuslah 60 gram daun bawang merah dengan air secukupnya setelah itu tambahkan 1 kuning telur ayam kampung, kemudian dimakan atau dikonsumsi. Sebaiknya dikonsumsi secara teratur 2 kali sehari.

- Ambillah hati ayam secukupnya dan tambahkanlah 10 butir angco, lalu direbus/ditim kemudian dimakan. Sebaiknya konsumsilah secara teratur 2 kali sehari untuk mengobati anemia sahabat.


Nah sahabat Fabeluna setelah sahabat mengetahui gimana cara mengobati anemia, berikut ini adalah makanan untuk mengatasi anemia. Disimak baik-baik loch jika ingin terhindar dari anemia.

- Sayuran Hijau
Sebaiknya perbanyaklah konsumsi sayuran hijau seperti bayam, seledri, lubis, kembang kol, kankung, dan kentang manis. Karena dengan mengkonsumsi dayuran hijau ini, sahabat bisa mengtrol berat badan sahabat dan menaikkan jumlah darah dalam tubuh.

- Kacang Almond
Kacang almond kaya akan zat besi yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

- Buah
Selain mengkonsumsi sayuran hijau, bagi penderita anemia juga dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buah segar. Seperti aprikot, semangka, apel, anggur, kismis dan buah plum yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh kita.

Sekian artikel kali ini dari saya, selain artikel tentang cara mengatasi anemia, sahabat juga dapat melihat artikel  lainnya mengenai manfaat coklat, dan manfaat minyak zaitun bagi kecantikan. Jangan lupa dikunjungi yach.. Mudahan artikel diatas dapat membantu sahabat Fabeluna dalam mengatasi anemia.

http://www.fabeluna.com/2012/02/cara-mengatasi-anemia-kurang-darah.html

MENYIKAPI ANEMIA

Cara Mengatasi Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12

DEFINISI
Anemia Karena Kekurangan Vitamin B12 (anemia pernisiosa) adalah anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Selain zat besi, sumsum tulang memerlukan vitamin B12 dan asam folat untuk menghasilkan sel darah merah. Jika kekurangan salah satu darinya, bisa terjadi anemia megaloblastik.

Pada anemia jenis ini, sumsum tulang menghasilkan sel darah merah yang besar dan abnormal (megaloblas). Sel darah putih dan trombosit juga biasanya abnormal.

Anemia megaloblastik paling sering disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dan asam folat dalam makanan atau ketidakmampuan untuk menyerap vitamin tersebut. Kadang anemia ini disebabkan oleh obat-obat tertentu yang digunakan untuk mengobati kanker (misalnya metotreksat, hidroksiurea, fluorourasil dan sitarabin).


PENYEBAB
Penyerapan yang tidak adekuat dari vitamin B12 (kobalamin) menyebabkan anemia pernisiosa. Vitamin B12 banyak terdapat di dalam daging dan dalam keadaan normal telah diserap di bagian akhir usus halus yang menuju ke usus besar (ilium).

Supaya dapat diserap, vitamin B12 harus bergabung dengan faktor intrinsik (suatu protein yang dibuat di lambung), yang kemudian mengangkut vitamin ini ke ilium, menembus dindingnya dan masuk ke dalam aliran darah. Tanpa faktor intrinsik, vitamin B12 akan tetap berada dalam usus dan dibuang melalui tinja.

Pada anemia pernisiosa, lambung tidak dapat membentuk faktor intrinsik, sehingga vitamin B12 tidak dapat diserap dan terjadilah anemia, meskipun sejumlah besar vitamin dikonsumsi dalam makanan sehari-hari. Tetapi karena hati menyimpan sejumla besar vitamin B12, maka anemia biasanya tidak akan muncul sampai sekitar 2-4 tahun setelah tubuh berhenti menyerap vitamin B12.

Selain karena kekurangan faktor intrinsik, penyebab lainnya dari kekurangan vitamin B12 adalah:
- pertumbuhan bakteri abnormal dalam usus halus yang menghalangi penyerapan vitamin B12
- penyakit tertentu (misalnya penyakit Crohn)
- pengangkatan lambung atau sebagian dari usus halus dimana vitamin B12 diserap
- vegetarian.


GEJALA
Selain mengurangai pembentukan sel darah merah, kekurangan vitamin B12 juga mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan:
- kesemutan di tangan dan kaki
- hilangnya rasa di tungkai, kaki dan tangan
- pergerakan yang kaku.

Gejala lainnya adalah:
- buta warna tertentu, termasuk warna kuning dan biru
- luka terbuka di lidah atau lidah seperti terbakar
- penurunan berat badan
- warna kulit menjadi lebih gelap
- linglung
- depresi
- penurunan fungsi intelektual.


DIAGNOSA
Biasanya, kekurangan vitamin B12 terdiagnosis pada pemeriksaan darah rutin untuk anemia. Pada contoh darah yang diperiksa dibawah mikroskop, tampak megaloblas (sel darah merah berukuran besar). Juga dapat dilihat perubahan sel darah putih dan trombosit, terutama jika penderita telah menderita anemia dalam jangka waktu yang lama.

Jika diduga terjadi kekurangan, maka dilakukan pengukuran kadar vitamin B12 dalam darah. Jika sudah pasti terjadi kekurangan vitamin B12, bisa dilakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebabnya.

Biasanya pemeriksaan dipusatkan kepada faktor intrinsik:
  1. Contoh darah diambil untuk memeriksa adanya antibodi terhadap faktor intrinsik.
    Biasanya antibodi ini ditemukan pada 60-90% penderita anemia pernisiosa.
  2. Pemeriksaan yang lebih spesifik, yaitu analisa lambung.
    Dimasukkan sebuah selang kecil (selang nasogastrik) melalui hidung, melewati tenggorokan dan masuk ke dalam lambung.
    Lalu disuntikkan pentagastrin (hormon yang merangasang pelepasan faktor intrinsik) ke dalam sebuah vena.
    Selanjutnya diambil contoh cairan lambung dan diperiksa untuk menemukan adanya faktor intrinsik.
Jika penyebabnya masih belum pasti, bisa dilakukan tes Schilling. Diberikan sejumlah kecil vitamin B12 radioaktif per-oral (ditelan) dan diukur penyerapannya. Kemudian diberikan faktor intrinsik dan vitamin B12, lalu penyerapannya diukur kembali. Jika vitamin B12 diserap dengan faktor intrinsik, tetapi tidak diserap tanpa faktor intrinsik, maka diagnosisnya pasti anemia pernisiosa.


PENGOBATAN
Pengobatan kekurangan vitamin B 12 atau anemia pernisiosa adalah pemberian vitamin B12. Sebagian besar penderita tidak dapat menyerap vitamin B12 per-oral (ditelan), karena itu diberikan melalui suntikan.

Pada awalnya suntikan diberikan setiap hari atau setiap minggu, selama beberapa minggu sampai kadar vitamin B12 dalam darah kembali normal. Selanjutnya suntikan diberikan 1 kali/bulan.

Penderita harus mengkonsumsi tambahan vitamin B12 sepanjang hidupnya.


PENCEGAHAN
Jika penyebabnya adalah asupan yang kurang, maka anemia ini bisa dicegah melalui pola makanan yang seimbang.

http://www.spesialis.info/?cara-mengatasi-anemia-karena-kekurangan-vitamin-b12,562

Senin, 05 Desember 2011

DIABETES

DIABETES MILITUS
Diabetes militus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikimia.

GEJALA
1.Gejala klasik: banyak minum, banyak kencing, dan berat badan turun.
2. Pada tahap lanjut gejala yang muncul antara lain:
-sering haus
-mudah lapar
-badan lemas
-gatal-gatal
-sering kesemutan
-pandangan kabur
-Kulit kering
-Gairah menurun
3. Gejala-gejala akibat DM pada usia lanjut:
- katarak
-glukoma
-retinopati
-gatal seluruh badan
-pruritus vulvae
-Infeksi bakteri di kulit
-infeksi jamur kulit
-dermatopati
-neuropati periver
-neuropati viseral
-amiotropi
-ulkus neurotropik
-Penyakit ginjal
-penyakit pembuluh darah perifer
-penyakit koronen
-Penyakit pembuluh darah otak
-hipertensi 

MENU SEIMBANG
Makanlah beraneka ragam makanan yang mengandung sumber zat tenaga, sumber zat pembangun serta sumber zat pengatur.
1.       Makanan sumber zat tenaga mengandung zat gizi: karbohidrat, lemak dan protein. Ini didapat  dari nasi, roti, mie, kentang, dan lain-lain.
2.       Makanan sumber zat pembangun mengandung zat gizi protein dan mineral. Makanan ini antara lain kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, ayam, daging, susu, keju, dan lain-lain.
3.       Makan sumber zat pengatur mengandung vitamin dan mineral. Makanan ini antara lain sayuran dan buah-buahan.

MAKANLAH TERATUR
Ada anggapan bahwa kebanyakan kadar gula (hiperglikemia) dapat di tekan dengan mengurangi atau menahan makan.  Hal ini sangat bertentangan dengan anjuran dokter, dan ini akan menyebabkan penurunan gula secara drastis (hipoglikimia) sehingga akan sangat berbahaya. Maka dianjurkan untuk tetap mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dengan diet teratur.

DIET KALORI TERBATAS
Penderita diabetes militus bisa mengikuti contoh susunan menu diet  untuk 2.100 kalori (Simbardjo dan Indrawati, B.Sc. dari bagian ilmu gizi RSUD Dr. Sutomo Surabaya). Diet  tinggi serat itu termasuk diet diabetes umum, yang tidak menderita komplikasi, tidak sedang berpuasa ataupun sedang hamil.

MENU DIAT TERDIRI DARI
Protein                 66.49 g
Lemak                   45.89 g
Karbohidrat        377.45 g
Kolesterol           112.5 mg

Jenis Makanan                                  A                             B                             C
Makanan Pokok                                Nasi                        Roti                        Kentang Goreng
Lauk pauk                                         pepes ikan               Sate                       Rendang
Sayuran                                             Sayur bening            Lodeh                    Buntil
Siap Santap                                       Ketoprak                 Hamburger            Pizza
Buah-buahan                                     Apel                        Pisang                   Anggur
Makanan Ringan                                Lemper                   Kroket                  Lapis legit
Minuman                                            teh/kopi                  es campur           minuman ringan

MAKAN PAGI (06.30)
Nasi                       110 g
Daging                  25 g
Tempe                  25 g
Sayuran A            100 g
Sayuran B            25 g
Minyak                 5 g

SELINGAN (09.30)
Pisang                   200 g

MAKAN SIANG (12.30)
Nasi                       150 g
Daging                  40 g
Tempe                  25 g
Sayuran A            100 g
Sayuran B            50 g
Minyak                 10 g

SELINGAN (15.30)
Pisang/Kentang      200 g
Pepaya                 100 g

MAKAN MALAM (18.30)
Nasi                       150 g
Daging                  25 g
Tempe                  25 g
Sayuran A            100 g
Sayuran B            50 g
Minyak                10 g

SELINGAN (21.30)
Pisang/kentang       200 g
Pepaya                 100 g

Sebagai catatan. Yang perlu dibatasi adalah makanan berkalori tinggi seperti nasi, daging berlemak, jeroan, kuning telur. Juga makanan berlemak tinggi seperti es krim, ham, sosis, cake, coklat, dendeng dan makanan gorengan.
Sayuran berwarna hijau gelap dan jingga seperti wortel, buncis, bayam, caisim, bisa dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak, begitu pula dengan buah-buahan segar. Namun perlu diperhatikan bagi penderita ginjal karena sayuran hijau dan protein tinggi memberatkan kinerja ginjal.

OLAHRAGA
Inilah yang juga tidak boleh dilewatkan dalam keseharian kita. Penderita diabetes yang telah lama dikhawatirkan bisa mengalami arterokklerosis (penyempitan pembuluh darah). Namun dengan berolahraga, timbunan kolesterol di pembuluh darah akan berkurang, sehingga resiko terkena penyakit jantung juga menurun.
Menurut Dokter olahraga di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) DKI, sebaiknya jenis olahraga bagi diabetes dipilih yang memiliki nilai aerobik tinggi, seperti jalan cepat, lari/joging, senam aerobik, renang, dan bersepeda. Jenis olah raga permainan seperti tenis, sepak bola, volly, dll juga boleh asal dengan perhatian ekstra.
Frekuensi Intensitas dan Durasi sama dengan normal yaitu 3-5 kali seminggu. Tetapi pilih waktu yang tepat, karena panas matahari bisa membakar kalori lebih bayak justru berbahaya karena menyebabkan kekurangan gula darah (hipoglikemia) secara cepat.

(Dari: Buku Pintar Kesehatan, tulisan: Sri Dewanti)